Menunggu Lampu Sorot Untuk Vivianne Miedema

Setelah mengalami Piala Dunia Wanita terbaik tahun 2019 dengan memecahkan rekor interaksi penonton dan media sosial, FIFA mulai mempersiapkan edisi berikutnya pada tahun 2023. Dikutip dari CloverQQ selama Piala Dunia 2019, tidak ada pemain yang mendapat perhatian lebih dari sang kapten. Pasukan nasional Amerika. Megan Rapinoe. Bukan hanya karena dia berhasil membantu Amerika Serikat menjadi juara dunia dan membeli hadiah individu yang tersedia. Tapi juga karena membuat sepak bola wanita lebih besar dari yang seharusnya, mengangkat isu kesetaraan politik dan sosial.

Rapinoe juga menutup tahun 2019 dengan memenangkan Ballon d’Or. Rapinoe mengaku tidak ingin pensiun dan akan ambil bagian di pertahanan AS pada Piala Dunia 2023. Namun saat usianya 37 atau 38, saatnya bersiap-siap melihat bakat lain yang mampu mencuri perhatian di tahun 2023. Salah satunya adalah striker Belanda Vivianne. Miedema. Nama pemain kelahiran 15 Juli 1996 itu bukanlah sesuatu yang asing di dunia sepakbola. Bahkan bagi fans timnas Belanda, dunia ini milik Miedema dan mereka tinggal di sana sendirian.

Bakat Miedema sudah diakui sejak ia masih muda. Ia mendapat kontrak dari SC Heerenveen saat berusia 14 tahun dan diberikan debutnya sekitar setahun kemudian. Hingga 2020, sembilan tahun setelah debutnya bersama Heerenveen, nama Miedema masih tercatat sebagai pemain termuda yang tampil di Eredivisie. Setelah tiga tahun membela Heerenveen, Bayern merekrut Miedema dan membantu Die Roten menjuarai Bundesliga untuk pertama kalinya sejak 1976.

Namun, kemampuan Miedema untuk mempertahankan Heerenveen dan Bayern tidak terlalu bagus. Lumayan, tentunya punya kualitas. Tetapi pada saat itu dia bahkan kurang populer daripada Celia Sasic, Dzsenifer Marozsán Sara Dabritz atau Stina Blackstenius. Bahkan di timnas Belanda, Miedema bahkan kalah populer dibanding Lieke Martens dan Danielle van de Donk.

Jadi Miedema pindah ke Arsenal. Bermain di Inggris jelas memudahkan untuk meningkatkan popularitas. Meski Jerman memiliki sejarah yang panjang dalam dunia sepak bola wanita, namun federasi sepak bola mereka, DFB, tampaknya tidak sejajar dengan negara lain. Mereka kurang memperhatikan hak siar, struktur klub, dll., Menyebabkan liga lain mulai mengalahkan popularitas Frauen-Bundesliga.

Tidak dapat disangkal bahwa popularitas Martens dan van de Donk juga terbantu oleh klub-klub yang mereka bela. Mertens membela FC Barcelona sementara van de Donk bergabung dengan Arsenal untuk pertama kalinya, dua tahun sebelum Miedema. Liga Super Inggris (WSL) adalah salah satu pertandingan sepak bola wanita yang paling dipublikasikan. Tidak hanya pertandingan mereka disiarkan mingguan oleh BT Sport, WSL juga berhasil memblokir dana 10 juta pound Barclays. Nilai sponsorship telah dinamai Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) sebagai investasi terbesar yang dilihat oleh Inggris dalam olahraga wanita.

Miedema selama ini dikenal sebagai pemain dengan visi dan ketajaman di atas rata-rata. Meski nomor sembilan, Miedema bukanlah striker yang manja menunggu bola dikirim ke area penalti. Dengan kecepatan tinggi, Miedema juga sering mengebor atau menepi lebih jauh untuk memberi ruang bagi teman-temannya.

Bahkan menurut Annemarie Postma, jurnalis Belanda yang sejak awal menekuni karier Miedema, kekuatan utama Miedema bukan pada kemampuannya mencetak gol. Tapi bagaimana dia bisa menemukan ruang dan memposisikan dirinya untuk membuat tujuan ini sesederhana mungkin. “Jelas gol adalah hal utama yang Anda lihat. Tapi Miedema adalah pemain yang cerdas, kecerdasannya memudahkan dia mencetak gol. Dia selalu tahu di mana posisinya dan bagaimana cara mengeksekusi bola sehingga dia bisa dengan mudah mencetak gol,” Postma menjelaskan kepada Atletik.

Kieran Theivam dari Athletic kemudian mengunjungi Miedema untuk mencari tahu apa yang ada di pikirannya saat dia mencoba menemukan jaring. Dengan memilih lima gol terbaik Miedema, Theivam bisa mendapatkan gambaran jelas bagaimana insting gol striker Belanda itu bekerja.

Yang pertama adalah golnya ke gawang Everton di musim 2017. Saat menerima tembakan dari van de Donk untuk mengontrol bola di area penalti Toffees yang berusaha menghentikannya dari pertarungan tiga lawan. Kemudian mendapatkan celah kecil, Miedema menendang dengan kaki kirinya ke sudut kanan gawang Everton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *